Jumat, 29 Oktober 2010

J-pop

J-pop (ジェイポップ, also J-POP), an abbreviation for Japanese pop, is a loosely-defined musical genre that entered the musical mainstream of Japan in the 1990s. Modern J-pop has its roots in 1960s music such as The Beatles, and replaced kayōkyoku ("Lyric Singing Music", a term for Japanese pop music from the 1920s to the 1980s) in the Japanese music scene. The term was coined by the Japanese media to distinguish Japanese music from foreign music, and now refers to most Japanese popular music. According to 2006 data from the International Federation of the Phonographic Industry, Japan has the second largest market for recorded music in the world, behind the United States.

Form and definition

The origin of modern J-pop is said to be Japanese-language rock music inspired by The Beatles. Unlike the Japanese music genre called kayōkyoku, J-pop uses a special kind of pronunciation, which is similar to that of English. One notable singer to do so is Keisuke Kuwata, who pronounced the Japanese word karada ("body") as kyerada. Additionally, unlike Western music, the major second (sol and la) was usually not used in Japanese music, except art music, before rock music became popular in Japan. When the Group Sounds genre, which was inspired by Western rock, became popular, Japanese pop music adopted the major second, which was used in the final sounds of The Beatles' song "I Want to Hold Your Hand" and The Rolling Stones' song "(I Can't Get No) Satisfaction". Although Japanese pop music changed from music based on Japanese pentatonic scale and distortional tetrachord to the more occidental music over time, music that drew from the traditional Japanese singing style remained popular (such as that of Ringo Shiina).

Selasa, 26 Oktober 2010

Biography of My Remioromen


Remioromen (レミオロメン ?) adalah grup musik asal Jepang yang terdiri dari 3 personil dan dibentuk bulan Desember 2000.


Anggota

* Ryota Fujimaki: gitar dan vokal.

Lahir: 12 Januari 1980, lulusan Institut Teknologi Maebashi

* Keisuke Maeda: bass, vokal latar

Lahir: 11 September 1979

* Osamu Jinguji: drum, vokal latar

Lahir: 5 Maret 1980



Perjalanan karier

Remioromen dibentuk pada tahun 2000. Ketiga personilnya berasal dari Prefektur Yamanashi. Nama Remioromen sebenarnya tidak memiliki arti khusus melainkan dari gabungan kata kesukaan mereka yang ditentukan lewat permainan janken (gunting, batu, kertas). Masing-masing personil boleh memasukkan kata kesukaan mereka setiap kali memenangkan janken. Fujimaki senang dengan grup band Radiohead yang dalam bahasa Jepang disebut "rediohedo", sehingga ia memasukkan kata "re"; Jinguji memasukkan "mi" dan "o". Mi adalah nama pacarnya dan O adalah huruf depan namanya; Maeda senang dengan trem, sehingga memasukkan kata romen (dari bahasa Jepang, romendensha yang berarti "trem"). Setelah singel mereka yang berjudul "Sangatsu Kokonoka" dirilis, mereka kembali ke Yamanashi untuk melaksanakan konser di sekolah lama mereka.

Pada tahun 2005, Remioromen merilis singel mereka yang berjudul "Konayuki". Pada tahun itu juga, Konayuki digunakan sebagai insert song untuk serial TV Ichi Rittoru no Namida (1 Liter of Tears). Lagu "Sangatsu Kokonoka" pun dijadikan sebagai lagu paduan suara dalam film itu. Remioromen dikenal di Indonesia berkat lagu "Konayuki" dan "Sangatsu Kokonoka".

Pada tahun 2006, Remioromen memenangkan The Best Pop Video Award lewat video klip Konayuki.

Sekarang pun pada tahun 2007, Remioromen telah merilis 2 singel mereka, "Akanezora" dan "Hotaru/Run". Singel "Hotaru/Run" adalah singel dengan dua lagu andalan yang disebut singel ryō A-men. Singel tersebut dirilis dalam edisi terbatas dan edisi biasa yang masing-masing berbeda dalam urutan lagu dan desain sampul. Lagu "Hotaru" dijadikan lagu tema film Bizan yang dibintangi Nanako Matsushima. Di tahun ini juga remioromen telah merilis singel terbaru mereka bertajuk "Wonderful & Beautiful", yang terdiri atas tiga lagu, yaitu "Wonderful & Beautiful", "Wonderland", dan "Rizumu (Rhytm)". Wonderland sendiri dijadikan theme song untuk film Smile ~Seiya no Kiseki~, lalu Rhytm dan Akanezora dijadikan theme song JRA 2007, sebuah perusahaan balap kuda. Remioromen juga telah memperkenalkan lagu barunya yaitu "Koi no Yokan". Bulan Juli 2008, tepetnya tanggal 30, Remioromen akan merilis singel terbaru mereka berjudul "Motto Tooku e/Orchestra" yang merupakan singel ketiga belas remioromen.

Diskografi

Album

* Festa (Album Indielabel)
* Asagao
* Ether
* Horizon
* Flash and Gleam

Singel

* "Ameagari" (21 Mei 2003)
* "Denwa" (20 Agustus 2003)
* "Sangatsu Kokonoka" (9 Maret 2004)
* "Akashia" (19 Mei 2004)
* "Moratorium (singel)|Moratorium" (12 Januari 2005)
* "Minami Kaze" (9 Februari 2005)
* "Ao no Sekai" (12 Oktober 2005)
* "Konayuki" (16 November 2005)
* "Taiyou no Shita" (1 Maret 2006)
* "Akanezora" (14 Maret 2007)
* "Hotaru/Run" (9 Mei 2007)
* "Wonderful & Beautiful" (12 Desember 2007)
* "Motto Tooku e" (30 Juli 2008)
* "Yume no Tsubomi" (7 January 2009)

Pranala luar

* (ja) Situs resmi
* (ja) Profil di Speedstar Records

Jumat, 08 Oktober 2010

Nidji - Sang Mantan












Dulu aku kau puja
Dulu aku kau yang sayang
Yang selalu engkau cinta
Kini roda telah berputar

Kini aku kau hina
Kini aku kau buang
Jauh dari hidupmu
Kini aku sengsara
Roda memang telah berputar

Mana janji manismu
Mencintaiku sampai mati
Kini engkau pun pergi
Saat ku terpuruk sendiri
Akulah sang mantan
Akulah sang mantan

Sakit teriris sepi
Ketika cinta telah pergi
Akulah sang mantan
Akulah sang mantan

Mana janji manismu
Setia sampai aku mati
Kini engkau pun pergi
Saat ku jatuh dan sendiri

Mana janji manismu
Mencintaiku sampai mati
Kini engkau pun pergi
Saat ku terpuruk sendiri
Akulah sang mantan
Akulah sang mantan
Akulah sang mantan

Mana janji - janjimu...

Kamis, 10 Juni 2010

THE JAPANESE SAMURAI CODE

THE JAPANESE SAMURAI CODE

BUSHIDO adalah sebuah kode etik yang dijunjung tinggi oleh keluarga samurai di Jepang yang memerintah negara dari tahun 1192 sampai tahun 1868,tetapi sampai sekarang kode etik masih diyakini keluarga samurai mempengaruhi segala aspek kehidupan orang Jepang. Kode-kode etik Bushido termasuk keyakinan,filosofi dan spiritual,etika hubungan dengan orang lain,etika berpakaian,etika kerja,kehidupan berkeluarga,dan rekreasi.
Do,Waza & Kata
Do berarti “cara”
Wa berarti “keahlian”
Kata berarti “bentuk kebiasaan”
Budaya Waza dan Do adalah elemen-elemen kunci dalam seni,kerajinan & pencarian estetika yang luar biasa
“Cara Hidup Samurai” adalah ajaran dari beberapa berbagai sekolah tentang pencapaian estetika & seni bela diri yang terus memandang penting nilai dalam cara hidup tradisional. Dan bertindak dengan tanggung jawab pribadi,berkomunikasi dengan jelas & jujur,memegang kehormatan,bersikap secara adil terhadap orang lain,dan bekerja dengan energi yang tidak dibatasi,serta memelihara sikap rendah hati,tidak membuat permasalahan dan tidak menyombongkan prestasi diri atau orang lain.
“ Ki ga susumanai” berarti “jiwaku tidak terpuaskan”
Suatu konsep bahwa tidak boleh meras cepat puas dengan apa yang telah dicapai
Nilai-nilai semangat dan karakter 4 G (Giri,Gisei,Gaman & Ganbaru)
a) Giri berarti “kewajiban,tugas,keadilan”
adalah pondasi kode etik samurai,yang mengikat dari lahir akan hal-hal dan tingkatan tertentu dalam bentuk kewajiban yang menyentuh kehidupan secara positif. Hal ini disertai dengan konsep & praktik Chusei shin yaitu “kesetiaan tertinggi”
b) Gaman kurabe berarti “uji ketekunan” atau “pertandingan ketahanan”,metode ini bergerak dari hal yang paling kecil dalam suatu tantangan personal. Kegagalan yang terjadi biasanya dicegah dengan hal ekstrim. Selain itu,metode ini juga menggerakan diri untuk memikul & bertekun dalam menghadapi segala tantangan.
c) Gamanzuyoi terdiri dari pemikiran akan “ketabahan yang kuat”,ketekunan kuat”,”kesabaran yang kuat” dan dedikasi untuk menyelesaikan tugas serta merupakan faktor yang membuat sesuatu berjalan serta bertanggungjawab untuk usaha
d) Ganbaru artinya “bertahan,berdiri tegak,melawan,pantang menyerah”
Dan biasanya diucapkan pada kalimat berikut ini :
- Ganbarimasu (“saya akan bertahan,saya tidak akan menyerah”)
- Ganbarimasho (“masih bertahan,jangan pernah menyerah”)
- Ganbatte (“bertahan,jangan menyerah”)
Lalu pondasi utama karakter & semangatnya digolongkan dalam kata “gisei” yaitu “pengorbanan”,perngorbanan individualitas.


Apa yang dapat dipelajari tentang semangat samurai?
Disiplin emosional,intelektual,dan spirirtual yang diperkirakan seseorang demi berjuang setiap hari untuk melakukan hal yang lebih banyak
“Mu: berarti “kekosongan”,sikap tidak mementingkan diri sendiri
Suatu konsep ketidakegoisan,dalam istilah puitisnya seperti “hidup” dengan memikirkan orang lain dari hati yang terdalam